Mobile App dan Waktu Yang Tepat Untuk Membuatnya
Technology13 Jun 20226 Minutes
mobile app

Perlu kita sadari bersama bahwa saat ini smartphone sudah menjadi barang yang sangat  terjangkau oleh masyarakat kita. Di mana hampir terdapat setidaknya satu smartphone pada setiap keluarga. Harganya yang bervariasi juga berpengaruh terhadap meningkatnya pengguna smartphone. Salah satu data dari We Are Social menunjukkan bahwa pada Januari 2021, terdapat 345,5 juta pengguna smartphone dengan akses internet di Indonesia. Hal ini memperlihatikan bahwa masyarakat kita memang pengguna smartphone yang aktif. Hal ini kemudian membuat banyak perusahaan mau membangun mobile app untuk kepentingan perkembangan bisnis mereka.

Mobile app merupakan salah satu platform digital yang paling populer saat ini. Banyak perusahaan membuatnya untuk memperkuat bisnis mereka di tengah persaingan bisnis digital yang ketat. Lantas, apa yang membuatnya istimewa sehingga perusahaan mau memilikinya untuk bisnis mereka sendiri?

 

Manfaat Mobile App

 

Berikut ini adalah beberapa manfaat mobile app untuk sebuah perusahaan:

  • Channel pemasaran digital yang efisien
  • Memperkuat brand awareness
  • Meningkatkan brand loyalty

Lalu pertanyaan berikutnya adalah kapan sebaiknya kita mulai membuat mobile app. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan sebelum membuat keputusan itu.

 

Perilaku Konsumen

 

Sebelum membangun mobile app, kita perlu melakukan riset perilaku konsumen kita dulu. Melalui riset ini, kita bisa menemukan dan benar-benar memastikan prospek mobile app yang memang tepat untuk konsumen kita. Dengan begitu, mobile app yang nantinya akan kita buat pun menjadi tepat sasaran.

 

Fitur Dan Teknologi

 

Hasil riset perilaku konsumen juga dapat kita gunakan untuk mengetahui fitur dan teknologi apa saja yang perlu kita pakai dalam membangun mobile app. Seperti misalnya kita gunakan untuk membuat UI / UX aplikasi yang selaras dengan ketertarikan dan persona konsumen bisnis kita. Dengan mengetahui fitur dan teknologi apa saja yang kita perlukan, maka akan lebih mudah juga  menjelaskannya kepada partner software company.

 

Biaya Pembuatan

 

Perlu kita pahami bersama bahwa biaya membuat mobile app tidaklah murah. Di mana ragam fitur dan teknologi yang kita perlukan memiliki pengaruh langsung terhadap besarnya biaya yang kita perlukan. Hal inilah yang membuat riset perilaku konsumen sangat penting. Melakukan kerjasama dengan partner software company profesional merupakan jawaban untuk memastikan bahwa biaya yang kita keluarkan tidak akan sia-sia.

Mobile app merupakan salah satu platform digital yang paling populer saat ini. Lalu kapan sebaiknya kita mulai membuat mobile app?

unsplash.com

 

Peluang Mobile App Di Indonesia Saat Ini

 

Tren penggunaan smartphone di Indonesia akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini tentunya akan berjalan seiring perkembangan teknologi, harga smartphone yang terjangkau, serta beragam layanan digital yang penuh manfaat. Terkait sistem operasinya sendiri, terdapat dua kubu yang sangat aktif di Indonesia, yaitu Android dan iOS. Data dari Statcounter bahwa mayoritas pengguna smartphone di Indonesia menggunakan smartphone dengan sistem operasi Android. Jumlah persentasenya pun sangatlah besar, yaitu 90,78% dari pengguna smartphone Indonesia. Baru di bawah Android ada iOS dengan jumlah pengguna terbanyak kedua dengan persentase sebesar 9,09%. Data ini dapat menjadi pertimbangan kita dalam membuat produk digital berupa aplikasi.

 

Pertimbangan Membuat Mobile App Berbasis IOS

 

Dengan melihat data tersebut, maka muncul pertanyaan apakah masih perlu untuk perusahaan membuat mobile app berbasis iOS? Berikut ini adalah beberapa faktor pertimbangan sebelum kita membuat aplikasi berbasis iOS.

 

Pertama, Pahami Target Konsumen

 

Target konsumen merupakan faktor yang cukup mendasar saat kita mau membangun platform baru. Di mana platform baru ini dapat kita gunakan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas. Membuat mobile app berbasis iOS merupakan salah satu caranya.

Akan tetapi perlu kita ingat bahwa jika pengguna iOS bukan target konsumen bisnis kita, maka kita tidak perlu membuat mobile app berbasis iOS. Sebaliknya, jika pengguna iOS memang relevan, maka kita wajib membangun aplikasi mobile berbasis iOS.

 

Kedua, Pahami Perilaku Pengguna

 

Untuk membuat platform yang memang tepat sasaran, maka kita perlu memahami perilaku dari para pengguna. Kita dapat mengamati perilaku pengguna dari data user analytic pada website kita misalnya. Jika pada data tersebut ternyata pengguna iOS lebih banyak dari Android, maka membangun mobile app berbasis iOS perlu kita lakukan.

Dengan benar-benar memahami perilaku pengguna, maka kita dapat menentukan fitur dan teknologi apa saja yang memang perlu kita gunakan. Hal ini akan membantu kita agar terhindar dari kerugian atau pembengkakan biaya dalam proses pengembangannya nanti. Strategi membangun mobile app untuk memperluas pasar pun dapat kita lakukan dengan lebih efisien.s

 

Ketiga, Tren Dan Fitur Bisnis Yang Sedang Berkembang

 

Salah satu hal yang juga sangat penting untuk kita pertimbangkan adalah potensi bisnis kita pada pasar pengguna iOS. Di mana kita ketahui bersama bahwa berdasarkan data, pengguna iOS Indonesia memiliki perbandingan 1:10 dengan pengguna Android. Jadi memang betul bahwa pengguna iOS di Indonesia masih lebih sedikit dari pengguna Android. Tetapi jika kita memang ingin memaksimalkan fitur iOS, maka tidak ada salahnya untuk membuat mobile app berbasis iOS.

Mobile app merupakan salah satu platform digital yang paling populer saat ini. Lalu kapan sebaiknya kita mulai membuat mobile app?

unsplash.com

 

Kesimpulan

 

Terlepas dari poin-poin yang sudah disampaikan di atas, masih ada banyak faktor lainnya yang dapat menjadi pertimbangan kita dalam membuuat keputusan terkait pembuatan mobile app. Di mana hal-hal tersebut sangat penting karena memiliki pengaruh langsung terhadap biaya yang kita butuhkan. Proses pembuatan aplikasi mobile bukan merupakan hal yang murah. Meskipun begitu, terdapat opsi di mana kita dapat memilih alternatif-alternatif solusi yang dapat menghemat anggaran dalam pembuatan mobile app. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan teknologi hybrid. Teknologi ini akan dapat membuat kita memiliki aplikasi yang mobile yang dapat beroperasi pada dua sistem sekaligus, yaitu iOS dan Android. Hal ini membuat banyak perusahaan memutuskan untuk mencari dan menggunakan jasa pihak ketiga.

Pihak tersebut dapat merupakan partner software company yang memang sudah terampil dan terbiasa dalam proyek pengembangan aplikasi mobile yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan sekarang. Tentunya kita harus memilih partner software company dengan kredibilitas yang baik dan memang profesional. Partner software company yang tepat akan sangat membantu kita dalam proses pengembangan mobile app yang perusahaan kita butuhkan. Yang perlu kita lakukan adalah cukup menjelaskan kebutuhan aplikasi mobile yang kita mau, fitur yang perlu atau harus ada di dalamnya, dan target pengguna atau konsumen yang kita inginkan.

Berangkat dari data-data yang telah kita berikan, maka partner software company kemudian akan meresponnya dengan perencanaan pengembangan yang sesuai kebutuhan kita. Di mana di dalamnya terdapat penawaran teknologi apa saja yang kita butuhkan dan estimasi biaya yang efektif serta efisien untuk kita keluarkan. Sebagai salah satu software company yang berpengalaman, Roketin siap membantu Anda semua dalam mewujudkan mobile app yang tepat untuk kebutuhan bisnis Anda. Untuk info menarik lainnya terkait perkembangan industri IT, bisa langsung kalian akses juga di @roketinapp.

Other Insights
Share This Story: